Imanuel Wanggai, Gelandang Pilar Mutiara Hitam, Ragam berita bola terbaru dari Bolapro Imanuel Wanggai, Gelandang Pilar Mutiara Hitam untuk anda yang Pro Bola, Berikut ini adalah Ragam berita bola seperti berita liga italia, spanyol, inggris, jerman dan lainnya, tak hanya itu pada kategori ini anda juga bisa menemukan hasil skor dan hasil klasemen serta info menarik lainya dan yang anda baca saat ini adalah berita terbaru dengan judul Imanuel Wanggai, Gelandang Pilar Mutiara Hitam, selain itu masih banyak lagi berita bola lainnya pastinya update terbaru dan sedang hangat untuk dibicarakan. Dan dibawah ini adalah berita selengkapnya
Hari ini, 27 tahun yang lalu, Imanuel Wanggai lahir di Jayapura, Papua. Imanuel Wanggai adalah salah satu punggawa tim nasional senior yang kini merumput bersama Persipura.
Mendengar namanya, mungkin Anda tak terlalu asing dengan gelandang yang satu ini. Ya, dia adalah sepupu dari Patrick Wanggai, anggota skuat Garuda peraih medali perak Sea Games 2011. Dia juga bersaudara dengan Izaac Wanggai, juga gelandang Persipura.
Masu, demikian ia akrab disapa. Manu punya kemampuan olah bola yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Sejak bergabung dengan tim senior Mutiara Hitam -julukan Persipura- pada tahun 2005, Imanuel selalu jadi bagian penting dalam tim.
Hingga akhir musim lalu, 2014, Imanuel sudah melakoni 108 laga bersama Persipura. Imanuel sudah mencicipi satu gelar juara Liga Indonesia, dua gelar Indonesia Super League, dan satu gelar Indonesian Inter Island Cup selama membela Persipura. Imanuel juga pernah memperkuat tim futsal Mutiara Hitam pada tahun 2009.
Gelandang bertinggi badan 173 sentimeter ini sempat dikabarkan bakal pindah ke Arema Cronus pada akhir musim lalu. Bahkan, santer diberitakan, Imanuel sudah menerima uang muka kontrak dari pengelola Arema. Belakangan, kabar itu ditepis pihak Persipura. Imanuel masih akan berseragam Persipura pada musim ini.
Imanuel juga sudah merasakan bagaimana jadi pemain timnas sejak usia 17 tahun. Ketika itu, dirinya tergabung dalam timnas U-20. Tiga tahun berselang, Imanuel masuk U-21, dan U-23 setahun sesudahnya. Terakhir, ia ‘naik pangkat’ jadi pasukan timnas senior sejak tahun 2007. (suara)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar